Penerima Insentif Riset Sinas Yang Didanai Anggaran Tahun 2015

Penerima Insentif Riset Sinas Yang Didanai Anggaran Tahun 2015

Berdasarkan SK Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi No. 147/M/Kp/IV/2015 tanggal 9 April 2015, bersama ini diberitahukan judul-judul Proposal BARU dan proposal LANJUTAN Insentif Riset Sinas Tahun 2015 yang didanai dengan anggaran DIPA Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tahun 2015. Untuk melihat judul-judul proposal yang tercantum dalam Petikan SK, Bapak/Ibu/Saudara/i dipersilahkan mengunduh (download) pada Dokumen Pendukung tersebut di bawah.

Bagi Peneliti Utama yang proposalnya disetujui untuk didanai tahun 2015 wajib segera memperbaiki RAB Proposal, dengan menyesuaikan:

  1. Waktu pelaksanaan kegiatan (kontrak perjanjian) selama 8 (delapan) bulan mulai tanggal 14 April 2015 s.d. tanggal 13 Desember 2015.
  2. Anggaran, disesuaikan dengan dana yang telah disetujui dengan tidak mengurangi tujuan dan sasaran yang telah ditentukan dan tetap memenuhi Luaran yang dicapai akhir tahun 2015, tidak membeli barang modal atau peralatan, serta tidak melakukan perjalanan Luar Negeri dengan menggunakan dana yang berasal dari Insentif Riset SINas

Bagi lembaga dan atau peneliti utama yang tidak bersedia atau mengundurkan diri dari Insentif Riset SINas ini harus menyampaikan surat pengunduran diri secara resmi yang disampaikan kepada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan memberikan alasan yang jelas selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah pengumuman ini.

Untuk proses pencairan dana, dokumen-dokumen berikut ini wajib segera disiapkan dan dilengkapi, serta ditandatangani oleh pihak terkait :

  1. Proposal lengkap sesuai Lampiran 7 Pedoman Insentif Riset Sinas Tahun 2015;
  2. Rincian Anggaran Biaya (RAB) sesuai Lampiran 7 dan mengacu pada Standar Biaya Masukan (SBM) terbaru yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan dengan lama kontrak 8 (delapan) bulan;
  3. Lembar Pengesahan dan proposal biaya ditandatangani oleh pejabat lembaga yang terlibat dan dibubuhi stempel lembaga. Untuk proposal KP wajib melibatkan mitra industri yang akan melakukan peningkatan kapasitas ipteknya;
  4. Bagi proposal Konsorsium wajib melibatkan industri, lembaga litbang, dan perguruan tinggi dengan dibuktikan adanya Surat Perjajian Kerja (PKS) antara lembaga-lembaga tersebut;
  5. Kontrak hanya akan dilakukan dengan lembaga, bukan dengan para penelitinya. Untuk itu kepada para Peneliti Utama dapat menghubungi dan berkoordinasi dengan lembaga masing-masing untuk keperluan pencairan dana.

Download (PDF, 236KB)

(1477)

Leave a Reply

Close